Notice: Error when decoding a theme.json schema for user data. Syntax error in /home/code-kobo/public_html/wp-includes/class-wp-theme-json-resolver.php on line 314

Notice: Error when decoding a theme.json schema for user data. Syntax error in /home/code-kobo/public_html/wp-includes/class-wp-theme-json-resolver.php on line 314

021-3970 9999 info@vibicloud.com

Web Server : Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya

Web server

Table of Contents

Ingin tahu fungsi dari Web Server dengan kondisi Pandemi? Mari kita bahas, Pertumbuhan digitalisasi di dunia saat ini sudah semakin pesat, kebanyakan orang bahkan tidak mengetahui bahkan mereka ketinggalan teknolgi terbaru.

Namun salah satu yang dirasakan secara umum oleh orang-orang saat ini adalah penggunaan internet, yang juga memegang peran penting di masa pandemi selama 2 tahun terakhir.

Dengan kebanyakan orang di rumah, dan meminimalisir pertemuan antar satu dengan yang lain, banyak proses administrasi dari sebuah perusahaan, rumah sakit, ataupun Lembaga sosial yang tadinya dilakukan dengan bertemu diubah menjadi berbasis internet, seperti pendaftaran untuk vaksin dan pendaftaran pertemuan dengan dokter di rumah sakit.

Dari sini sudah tergambar peran Web Server? Mari kita bahas lebih detail dari pengertiannya.

Apa itu Web Server?

Web Server adalah sebuah software yang menyediakan layanan berbasis data dan berfungsi untuk menerima permintaan dari klien (browser) melalui protokol HTTP atau HTTPS, serta mengirimkan tanggapan dari yang di minta, biasanya dalam bentuk informasi pada halaman web.

Dengan kata lain, situs web yang biasa kita akses melalui web browser, memiliki sebuah web server dibelakangnya untuk melayani permintaan kita.

Komponen yang diperlukan untuk menjalankan sebuah Web Server yaitu software dan hardware. Software yang di program akan menyediakan seperti apa tampilan dari sebuah situs web, alur antar halaman web, serta proses kondisi apa yang perlu di kirimkan kembali sesuai permintaan dari klien.

Sedangkan hardware adalah sebuah infrastruktur server yang menjalankan software dari web server tersebut. Infrastruktur ini dapat menggunakan server fisik ataupun virtual machine.

Seberapa besar penggunaan situs web dapat di ukur dari seberapa banyak orang yang mengakses dalam satu waktu yang sama, dan seberapa kompleks sebuah proses pada web server tersebut.

Ukuran ini juga harus di sesuaikan dengan spesifikasi dari hardware yang perlu di sediakan, semakin banyak pengakses, maka spesifikasi hardware juga perlu semakin besar untuk dapat melayani kebutuhan klien.

Fungsi dari Web Server

Fungsi Web Server adalah menerima, memproses, dan merespon kembali dalam bentuk data dari apa yang diminta oleh klien (browser).

Web Server juga sering difungsikan untuk penghubung antara klien dengan server, menyediakan aset data seperti teks, gambar, video, file atau informasi data lainnya, serta menjaga keamanan berkomunikasi antara klien dengan server.

Bagaimana Cara Kerja Web Server?

cara kerja web server

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa Web Server berfungsi untuk penghubung antara klien (browser) dengan server.

Ketika kita membukan browser seperti contohnya dengan mozilla firefox, kita perlu memasukan alamat web yang akan kita tuju, seperti misalnya https://vibicloud.com, maka sebenarnya kita sedang menginstruksikan browser tersebut untuk menampilkan data yang kita minta berupa informasi dari halaman web vibicloud.

Instruksi tersebut akan di kemas di dalam TCP sebagai protocol transport yang kemudian di kirim ke alamat web dengan protocol selanjutnya yaitu HTTP ataupun HTTPS dan akan di terima oleh Web Server.

Data yang di minta dari klien ke Web Server disebut dengan HTTP request. Web Server akan mencari data yang diminta tersebut. Jika ditemukan maka Web Server akan memberikan respon dengan mengirimkan data yang sudah di kemas didalam TCP dan di kirimkan kembali ke klien untuk di tampilkan berupa halaman web.

Jadi pastinya sangat penting bukan peranan Webserver?

Data yang dikirim dari Web Server ke klien disebut dengan HTTP response. Namun ada kondisi dimana Web Server tidak menemukan data yang di minta oleh klien, maka Web Server akan mengirimkan respon berupa Page Not Found atau Error 404.

Baca Juga : Pengertian Database Server

Jenis-Jenis Web Server

Contoh web server yang umumnya digunakan oleh para programmer seperti apache, NGINX, web server IIS, lighttpd, memiliki kelebihan yang berbeda-beda sesuai penggunaannya. Mari kita kupas satu per Satu

1. Apache

Salah satu jenis software web server yang banyak di gunakan dan bersifat open source. Nama resmi nya adalah Apache HTTP Server, yang dikelola oleh Apache Software Foundation.

Apache merupakan software lintas platform, sehingga dapat berjalan di server UNIX maupun server Windows.

Kelebihan dari Apache sebagai berikut:

• Opensource dan gratis
• Software yang ringan dan stabil, sehingga mudah untuk di konfigurasi
• Fleksibel karena memiliki struktur berbasis modul
• Lintas platform (server UNIX maupun Windows)
• Fitur keamanan yang selalu terupdate
• Komunitas yang sudah besar dan dapat membantu ketika ada masalah

Sedangkan kekurangan dari Apache sebagai berikut:

• Berpotensi adanya gangguan pada kualitas performa jika suatu website diakses dalam jumlah yang sangat tinggi
• Terlalu banyak opsi konfigurasi yang berpotensi melonggarkan keamanan

2. NGINX

NGINX juga dikenal sebagai Web Server yang sering digunakan oleh programmer, menyediakan fitur-fitur yang memudahkan konfigurasi dan meningkatkan kualitas Web Server.

Pada Awalnya, NGINX hanya digunakan untuk HTTP, namun seiring dengan perkembangan teknologi, sekarang NGINX juga dipakai untuk HTTP cache, load balancer, serta server proxy. NGINX didukung untuk berjalan di platform Linux, Mac OS X, HP-UX, BSD Varian, dan Solaris.

Kelebihan dari NGINX sebagai berikut:
• Penggunaan resource yang lebih efisien
• Multifungsi
• Fitur keamanan yang selalu terupdate
• Performa tinggi

Kekurangan dari NGINX sebagai berikut:
• Adanya limitasi dari kompatibilitas terhadap platform server windows
• Dukungan komunitas yang belum lengkap
• Jumlah modul dan add-on yang kurang lengkap.

Baca Juga : Pengertian Mail Server dan Fungsi Penting yang Harus Anda Tahu

3. Web Server IIS

Microsoft IIS (Internet Information Server), sebagai Web Server yang menyediakan Graphical User Interface (GUI) untuk membantu kita dalam mengelola website melalui tampilan interface yang intuitif.

Kelebihan dari Microsoft IIS sebagai berikut:
• Mendukung penuh platform server Windows
• Menyediakan GUI
• Mendukung banyak protocol seperti HTTP, HTTPS, FTP, FTPS, SMTP, dan NNTP
• Dilengkapi dengan TLS certificate management, request filtering, dan URL authorization
• Menyediakan banyak modul untuk menambah fungsionalitas dari Web Server.

Kekurangan dari Microsoft IIS sebagai berikut:
• Opsi customization yang lebih terbatas
• Menggunakan usage resource yang lebih banyak
• Hanya mendukung platform server Windows

4. Lighttpd

Lighttpd, jenis Web Server ini juga bersifat opensource yang mendukung untuk berjalan di platform Linux, UNIX, maupun server Windows. Web Server jenis Lighttpd memiliki kemampuan untuk mengatur CPU-load secara efektif.

Kelebihan dari Lighttpd sebagai berikut:
• Penggunaan resource yang fleksibel
• Software yang ringan
• Mendukung multiple platform

Kekurangan dari Lighttpd sebagai berikut:
• Belum mendukung protocol IPV6
• Update & patching untuk versi terbaru yang cukup lama releasenya
• Dukungan komunitas yang belum lengkap

Bagimana sudah lebih pahamkan pengertian dan pentingnya Web Server untuk kamu ataupun perkembangan bisnismu. ViBiCLoud merupakan Perusahaan Pengembangan Cloud dan Server yang berpengalaman.

Kalau kamu mengalami permasalahan mengenai Server dapat konsultasi kepada ViBiCloud ya, segera konsultasikan kebutuhanmu dengan pakar kami yang telah berpengalaman dan bersertifikasi internasional dengan klik button “Contact Us” dibawah ini.

Konsultasikan lebih lengkap dengan tim kami, klik button dibawah ini.