Notice: Error when decoding a theme.json schema for user data. Syntax error in /home/code-kobo/public_html/wp-includes/class-wp-theme-json-resolver.php on line 314

Notice: Error when decoding a theme.json schema for user data. Syntax error in /home/code-kobo/public_html/wp-includes/class-wp-theme-json-resolver.php on line 314

021-3970 9999 info@vibicloud.com

Teknologi CDN Bisa Bikin Website Lebih Cepat? Simak Selengkapnya

cdn

Table of Contents

Halo, kali ini kita akan bahas teknologi yang mungkin sebelumnya Anda pernah dengar, tapi mungkin belum mengetahui lebih detail terkait cara kerja dari teknologi tersebut. Yap, sesuai judul teknologi yang akan kita bahas yaitu CDN atau Content Delivery Network.

Sejarah dan Penjelasan CDN

Sebenarnya untuk kepanjangan dari CDN sendiri itu ada 2 persepsi dari beberapa sumber, yaitu Content Delivery Network dan Content Distribution Network, namun kedual hal tersebut mempunyai maksud dan tujuan yang sama, jadi cdn adalah teknologi untuk meningkatkan performa dari website ataupun service lainnya ke end-user dari sisi content yang diaksesnya.

Nah, awal mula CDN itu muncul sekitar pada tahun 1990an, yang dimana pada saat itu Internet sudah mulai banyak digunakan oleh banyak orang, dan juga berdampak banyak website yang ada di Internet tersebut juga mulai lebih lambat. Dan salah satu orang yang menyadari akan dampak negatif tersebut yakni Tim Berners-Lee, yap yaitu seseorang yang merupakan pencipta dari WWW atau World Wide Web.

Ketika Berners-Lee menyadari hal tersebut, beliau memberikan sebuah “tantangan” kepada rekan-rekannya yang ada di Universitas MIT (Massachusetts Institute of Technology), untuk menemukan suatu “cara” baru yang mempunyai tujuan untuk men-deliver content yang ada di Internet untuk lebih baik dan efisien.

Kemudian singkat cerita tantangan tersebut akhirnya diterima oleh Tom Leighton, yaitu seorang Profesor dari Universitas tersebut di jurusan Matematika, kemudian juga dibantu oleh Danny Lewin yang bergabung dengan tim yang dibentuk oleh Leighton pada tahun 1996.

Dari tim tersebut, mereka telah berhasil mengembangkan suatu algoritma matematika yang digunakan untuk melakukan pemetaan (intelligently route) dan replikasi terhadap content pada jaringan internet yang mana hal tersebut berdampak positif terhadap performa website yang menjadi lebih cepat. Dengan algoritma tersebut, pada akhirnya dapat memecahkan masalah dari tantangan yang diberikan oleh Berners-Lee.

Serta pada tahun 1998, Leighton dan Lewin membuat sebuah perusahaan baru yang mereka namakan Akamai, yang dimana perusahaan ini berfokus terhadap content delivery yang dikembangkan oleh mereka, dan menjualnya kepada para pelanggan yang membutuhkan layanan tersebut.

Bagaimana Cara Kerja CDN?

Cara kerja CDN sendiri sebenarnya mudah untuk dipahami, namun sebelum ke cara kita bahas terkait cara kerjanya, kita perlu tau terlebih dahulu beberapa hal yang terkait dengan CDN tersebut juga.

Pertama itu ada perangkat PoP (Point of Presence), yaitu merupakan suatu perangkat (bisa berupa server, router, switch, dsb) yang biasanya digunakan oleh beberapa provider (ISP maupun CSP) sebagai titik akses utama/terdekat yang digunakan oleh para pelanggannya untuk menggunakan jaringan dari provider tersebut.

Kemudian juga ada perangkat Edges (edge node, edge server), untuk istilah ini sebenarnya sama seperti perangkat PoP yang dijelaskan di atas, yang dimana istilah ini muncul ketika teknologi CDN tersebut juga muncul, jadi dapat dikatakan edge mempunyai makna yang sama dengan PoP, hanya saja kasusnya membahas terkait CDN, maka istilah yang lebih cocok digunakan itu “edge” dibanding PoP.

Jadi secara sederhananya cara kerja CDN sendiri yaitu akan mendekatkan server yang berada jauh dari end user, dengan cara melakukan replikasi dan menyimpan konten-konten yang ada di server “utamanya” ke server yang terdekat dari end user yang mengaksesnya. Dan mungkin lebih jelasnya, kita bisa bahas terkait contoh kasusnya.

Jadi semisal, ada end user yang berada di negara Amerika mengakses website ViBiCloud, yang dimana server dari website vibicloud.com tersebut berlokasi di Jakarta (Indonesia), yang mana jika tidak menggunakan CDN, maka enduser yang berada di negara Amerika tersebut akan merasakan lambatnya mengakses website vibicloud.com. Hal tersebut pasti terjadi karena secara jarak atau hop networknya dari Amerika, akan melalui banyak network lain untuk mencapai ke server tujuannya yang ada di Indonesia.

website without cdn

Nah, jika website vibicloud.com telah menggunakan CDN, maka teknologi tersebut akan melakukan replikasi ke edge server yang terdekat dengan endusernya, dan dalam contoh kasus ini edge server tersebut ada di Negara Amerika. Sehingga, ketika enduser yang ada di negara Amerika tersebut mengakses website vibicloud.com, maka akan diarahkan ke edge server yang juga ada di Amerika, yang berdampak akses ke website tersebut menjadi jauh lebih cepat.

website with cdn

Manfaat Menggunakan CDN

Setelah mengetahui cara kerja dari CDN tersebut, jadi apa aja sih manfaat jika website yang kita punya itu, menggunakan CDN? nah jadi berikut ini beberapa manfaat setelah menggunakan CDNnya:

  • Mempercepat akses dari sisi end user nya terhadap website yang menggunakan CDN.
  • Meringankan kinerja penggunaan CPU/RAM atau resource lain pada server asli atau originnya.
  • Meningkatkan keamanan terhadap traffic ke arah website atau layanan yang menggunakan CDN.

Provider CDN

Saat ini sebenarnya ada banyak sekali perusahaan-perusahaan yang menyediakan layanan CDN, namun pada artikel ini, kita akan bahas perusahaan penyedia layanan CDN yang terkenal dan tentu saja menawarkan fitur-fitur tambahan yang membuat CDNnya menjadi lebih baik.

1. CloudFront

CloudFront merupakan layanan yang disediakan oleh AWS (Amazon Web Service) yang berfokus pada teknologi CDNnya. Pada CloudFront ini menawarkan fitur-fitur tambahan berupa integrasi yang lebih mudah dengan layanan AWS lainnya seperti WAF, lambda elemental, dan lain-lain, yang menjadikan tingkat keamanan serta reabilitynya menjadi lebih baik. Nha menariknya, salah satu customer AWS yang menggunakan CloudFront ini ada Hulu, yang dimana platform Hulu tersebut menggunakan CloudFront sebagai CDN untuk menyediakan streaming video dengan kualitas yang jauh lebih baik kepada para pelanggannya.

2. Azure CDN

Yes, layanan Cloud milik Microsoft ini juga menyediakan layanan CDN yang juga nama produknya itu “CDN” hehe. Azure CDN ini mempunyai fitur-fitur unggulan yakni seperti:

a. Deep integration, yang dimana pada fitur ini akan membantu CDNnya bekerja secara sangat seamless serta cepat, dengan hanya melakukan beberapa klik saja untuk menjalankan skenario-skenario yang kita inginkan.

b. Massive capacity, nha fitur ini akan sangat berguna ketika website atau layanan yang kita punya mengalami traffic spikes, sebagai contoh ketika ada event jual produk di 10-10 atau 11-11 hehe. Jadi nanti ketika event tersebut terjadi, Azure CDN juga akan membantu meng-handle traffic tersebut.

c. Robust security, fitur ini merupakan fitur keamanan yang include pada layanan Azure CDN. Pada fitur ini akan membantu untuk memitigasi ancaman-ancaman dari luar, seperti salah satu contoh yang sering kali terjadi yakni DDOS.

3. AlibabaCloud CDN

Sama seperti Azure, layanan CDN yang disedaiakan oleh Alibaba Cloud ini juga dinamakan “CDN” hehe. Nha secara benefit yang ditawarkan oleh AlibabaCloud CDN ini yakni seperti stabilitas ketika menggunakan CDNnya, karena pada CDN milik Alibaba Cloud ini mempunyai lebih dari 2800 nodes yang berada di 6 benua yang berbeda, beserta bandwidth yang sediakan hingga 120 Tbps. Kemudian dari sisi skalabilitas juga mendukung untuk scaling secara horizontal, console yang dapat di-customize, multiple APIs, dan juga scaling dengan arsitektur yang simpel.

Bagaimana Menggunakan CDN?

Mungkin pada bagian ini kita bisa lakukan dengan implementasi secara sederhananya saja ya, biar langsung paham untuk penggunaan CDNnya. Dan pada contoh implementasi ini, kita akan menggunakan CDN yang disediakan oleh Microsoft Azure.

  1. Buka portal azure dan login dengan akun Azure yang Anda punya.
microsoft azure login
Login Microsoft Azure

2. Cari layanan CDN pada searchbar, kemudian pilih CDN profiles

cdn profiles menu
CDN Profiles Menu

3. Pada CDN profiles, klik tombol create, dan isi opsi-opsi yang tersedia seperti pada gambar di bawah ini, dan klik tombol Review + create

create cdn profiles
Create CDN Profiles
  • Dari opsi konfigurasi yang di atas, mempunyai maksud akan men-deploy CDN profile dengan pada resource group baru dengan nama cdn-rg, yang dideploy pada region Southeast Asia. Kemudian untuk nama CDN profile tersebut yakni cdn-vibicloud-test dan cakupan CDNnya untuk Global, untuk pricing tiernya menggunakan Standard Microsoft.
  • Dari sisi endpoint, mempunyai URL cdnvibicloudtest.azureedge.net, yang dimana endpoint ini mempunyai server origin dari Azure Storage Account, yang mempunyai hostname xxxxx.blob.core.windows.net.
  • Jadi untuk konten-konten yang ingin menggunakan CDN, maka diharuskan untuk disimpan di Storage Account tersebut. Kontennya bisa terdiri dari file .html, .css, .json, .png, .jpeg, dan sebagainya.

4. Setelah CDN profilenya telah dibuat, maka akan menjadi seperti pada gambar di bawah ini:

cdn profiles dashboard
CDN Profiles Dashboard
  • Nha, sebagai contoh untuk file-file yang berformat .css, .html, dan .png sudah disimpan semua pada storage account yang ada di CDN endpoint tersebut.
  • Jadi nanti dari sisi website utamanya, diperlukan untuk mengganti URL yang digunakan untuk meload file-file tersebut, sebagai contoh seperti pada gambar di bawah ini:
html code before cdn
Sebelum
Setelah

Penutup

Jadii, sampai disini dulu untuk artikel tentang teknologi CDN ini yaa, jika Anda ingin tahu menggunakan CDN seperti diatas kami dapat memberikan Free Trial dan membuatkan akun Microsoft Azure dengan klik tombol “Contact Us” dibawah ya. Ataupun Anda ingin konsultasi terlebih dahulu apakah website atau aplikasi yang Anda punya itu cocok menggunakan CDN ini? Tim kami di ViBiCloud akan dengan senang hati untuk membantu Anda menentukan solusi apa yang cocok untuk digunakan.

So, see you for the next article yaa, stay safe and stay healthy.

Konsultasikan lebih lengkap dengan tim kami, klik button dibawah ini.