Notice: Error when decoding a theme.json schema for user data. Syntax error in /home/code-kobo/public_html/wp-includes/class-wp-theme-json-resolver.php on line 314

Notice: Error when decoding a theme.json schema for user data. Syntax error in /home/code-kobo/public_html/wp-includes/class-wp-theme-json-resolver.php on line 314

021-3970 9999 info@vibicloud.com

Internet of Things : Apa itu, Contoh dan Peranannya Dalam Kehidupan

iot-wallpaper-internet-of-things

Table of Contents

Sepenting apa sih internet dalam kehidupan kamu? Pastinya penting sekali, internet memiliki peran besar dalam kehidupan manusia secara menyeluruh. Seperti belanja di toko online, profesi influencer di media sosial, sistem pada perbankan, sistem administrasi pemerintah, sekolah dan dimanapun internet sudah menjadi kebutuhan manusia. Berbicara tentang internet, apakah kamu tau teknologi Internet of Things? Dan seberapa penting peranan Internet of Things dalam kehidupan kita? Artikel ini sangat tepat untuk kamu yang penasaran dengan teknologi yang satu ini.

Apa itu Internet of Things?

Internet of Things adalah adanya integrasi internet dengan komputer kita, ponsel ataupun peralatan elektronik lainnya. Dimana benda-benda disekitar kita seperti lampu belajar, pendingin rumah (AC), TV, kulkas dan benda yang lain yang memungkinkan untuk ditanami internet dapat hidup sesuai arahan kita.

internet of thing IoT - vibicloud

Internet of Things atau yang biasa disebut IoT memiliki konsep dimana kita dapat berkomunikasi dengan benda-benda tersebut atau bagaimana benda-benda itu dapat berkomunikasi satu sama lain.

Dewasa ini, IoT semakin berkembang jika dilihat dari tingkat konvergensi teknologi nirkabel, microelectromechanical (MEMS), internet dan QR (Quick Responses) Code. Metode komunikasi yang sering diidentifikasi adalah RFID (Radio Frequency Identification).

Selain itu cakupan teknologi IoT ini tidak diragukan lagi seperti, sensor, nirkabel dan QR code. Dan contoh terapannya adalah sensor cahaya, sensor suara dari teknologi Google terbaru, yaitu Google Ai, dan Amazon Alexa.

Kamu pasti pernah mendengar rumah pintar atau smart home? Ya itu salah contohnya, dengan teknologi IoT, kamu bisa menjadikan rumah lebih pintar dan efesien. Saat kamu sedang dalam perjalanan pulang, kamu bisa mengirimkan pesan kepada pendingin rumah atau lampu teras agar dapat menyala ketika kita sampai rumah. Dan masih banyak sekali penerapan dari teknologi IoT ini, jadi baca artikel ini sampai tuntas karena akan banyak ilmu yang akan kamu dapatkan.

Apa Saja Unsur-unsur Internet of Things?

Setelah mengetahui apa itu Internet of Things, kamu perlu tahu juga apa saja unsur-unsur mendasar pada teknologi Internet of Things. Setidaknya terdapat 4 unsur yaitu, artificial intelligence, konektivitas, perangkat berukuran kecil dan sensor.

1. Artificial Intelligence

Artificial Intelligence (AI) atau disebut juga kecerdasan buatan, dimana dengan AI ini menjadikan setiap teknologi atau mesin dapat berpikir (menjadi smart) dengan metode pengumpulan berbagai data, pemasangan jaringan dan pengembangan algoritma.

Kalau biasanya sebuah mesin melaksakan perintah dari pengguna secara langsung, dengan teknologi AI, mesin tersebut dapat melakukan berbagai aktivitas sendiri tanpa menunggu instruksi dari pengguna. Sebagai contoh yaitu robot pelayan disebuah restoran di Jepang.

2. Konektivitas

Sistem IoT dapat menciptakan jaringan kecil diantara perangkat sistem, kemudian akan terbentuk konektivitas atau hubungan koneksi antar jaringan, sehingga dapat menciptakan kinerja yang lebih efektif dan efisien.

Jaringannya tidak harus berskala besar dan mahal, bisa tersedia pada skala yang jauh lebih kecil dan lebih murah.

3. Perangkat Berukuran Kecil

Teknologi IoT berkembang mengikuti trend teknologi masa kini, dengan memanfaatkan perangkat-perangkat kecil yang dibuat khusus agar menghasilkan ketepatan, efektifitas, fleksibilitas dan menghasilkan biaya yang lebih sedikit.

4. Sensor

sensor internet of thing

Sensor adalah pembeda yang menjadikan IoT lebih unik ketimbang mesin canggih yang lainnya. Sensor ini bisa mendefinisikan instrument program serta mengubah IoT sebagai jaringan standar menjadi sistem aktif yang dapat diintegrasikan pada aktivitas sehari-hari.


Baca Juga : VIRTUAL REALITY, Teknologi Masa Kini dengan Segudang Manfaat

Bagaimana Cara Kerja Internet of Things?

Internet of Things bekerja dengan cara menghubungkan perangkat elektronik dengan sistem otomatis melalui internet. Perangkat elektronik ini juga harus memiliki sensor untuk dapat mendeteksi dan mengumpulkan data mentah secara real time, sehingga dapat mengkonversikannya ke dalam mesin dengan format yang dimengerti dan mempermudah pertukaran berbagai format data.

Data tersebut kemudian diolah sesuai dengan artificial intelligent yang telah ditanamkan pada program. Hasil dari olahan data yaitu suatu perintah yang dikirim melalui konektivitas internet dalam suatu perangkat. Perintah tersebut kemudian dapat dieksekusi oleh perangkat elektronik.

Contoh Penerapan Internet of Things

Internet of Things (IoT) dapat digunakan untuk berbagai aplikasi termasuk rumah, sistem energi, pertanian, kesehatan, industri, logistik, lingkungan dan lainnya. Berdasarkan kategori utama yang paling menonjol adalah smart wesmart city, smart home, smart environment dan smart enterprise.

penerapan-internet-of-thing

Dibawah ini adalah 3 Contoh Penerapan Internet of Things:

1.IoT Pada Gedung dan Rumah

• Smart lighting atau pencahayaan pintar dapat menghemat energi, dengan menyalakan atau mematikan lampu saat dibutuhkan dan disesuikan dengan kondisi sekitar.

• Peralatan dirumah dapat dikontrol dari jarak jauh dan mendapatkan Informasi status dengan mudah.

2. IoT pada Cities atau Kota

• Sistem lalu lintas dan parkir cerdas menggunakan sensor dan sirkuit berbasis IoT untuk mentransfer data melalui internet. Sensor akan mendeteksi jumlah slot parkir kosong dan mengirimkan informasi tersebut ke basis data utama melalui internet.

3. IoT pada Environment atau Lingkungan Hidup

• Sistem pemantauan polusi udara berbasis IoT dapat memonitor gas berbahaya di udara dan juga tingkat kebisingan dengan menggunakan sensor

• Sistem pemantauan cuaca berbasis IoT mengumpulkan berbagai data sensor (suhu, tekanan, kelembaban, dll.)

• Sistem deteksi kebakaran hutan berbasis IoT dapat melakukan pemantauan berbagai tempat di hutan.

Dari pembahasan diatas, pastinya kita sudah lebih memahami apa itu Internet of things, lalu bagaimana cara kerjanya dan ternyata penerapan teknologi IoT ini juga sangat luas.

Hal yang perlu kamu pertimbangkan untuk memulai menerapkan teknologi ini adalah apa yang menjadi kebutuhanmu dan juga manfaat yang akan kamu dapatkan seperti, memudahkan proses konektivitas antar perangkat atau mesin dengan konektivitas yang baik, ketercapaian efesiensi dalam aktivitas dan kinerja manusia dan meningkatkan efektivitas monitoring kegiatan.

Bagi kamu atau bisnis yang kamu jalankan memerlukan teknologi IoT ini, jangan khawatir bagaimana caranya untuk memulai, kamu bisa konsultasikan ke ViBiCloud.

Kami menawarkan layanan dan solusi Internet of Things (IoT) untuk menghubungkan dan mengelola miliaran perangkat. Mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisi data IoT untuk beban kerja industri, konsumen, komersial, dan otomotif.

Dengan banyaknya kerja sama kami dengan perusahaan besar penyedia teknologi seperti AWS, Azure, Alibaba dan Google Cloud, ViBiCloud akan membantu kamu menuju transformasi digital.

Konsultasikan lebih lengkap dengan tim kami, klik button dibawah ini.